Menyamar Jadi Turis Canggu, Pentolan Geng Motor Dunia Hells Angels Diringkus di Bali

 Menyamar Jadi Turis Canggu, Pentolan Geng Motor Dunia Hells Angels Diringkus di Bali

DENPASAR — Pelarian panjang salah satu buronan yang paling dicari oleh aparat penegak hukum internasional akhirnya kandas di Bali. Pria asing yang selama ini mencoba membaur dengan para wisatawan di kawasan wisata premium tersebut ternyata bukan turis biasa, melainkan sosok berbahaya yang mengendalikan jaringan kriminal global.

Aparat gabungan dari Imigrasi dan kepolisian berhasil membekuk pria bernama Angelo Pandeli tersebut dalam sebuah operasi senyap. Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026, barulah terungkap identitas asli sang buronan yang ternyata merupakan salah satu pentolan senior dari geng motor legendaris yang ditakuti di dunia, Hells Angels.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, membeberkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja sama taktis (joint operation) yang intim antara Polri dan Interpol melalui mekanisme Red Notice.

"Tersangka AP alias Angelo Pandeli ini bukan sekadar anggota biasa, dia adalah salah satu otak strategis di dalam struktur Hells Angels yang mengendalikan sejumlah bisnis ilegal lintas negara. Dia masuk ke Bali menggunakan paspor palsu dengan identitas yang sangat rapi untuk menyamar. Namun, berkat kejelian tim di lapangan dan pencocokan data biometrik, pelariannya berhasil kita hentikan di sebuah vila privat di kawasan Canggu," tegas Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro saat diwawancarai langsung di hadapan awak media.

Menyelinap di Antara Wisatawan dan Rencana Ekstradisi

Angelo Pandeli diketahui telah berada di Bali selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Selama masa pelariannya, ia dikenal sangat tertutup namun kerap berpindah-pindah tempat tinggal mewah untuk memutus jejak digital maupun pengintaian manual dari petugas.

Geng motor Hells Angels sendiri di luar negeri tidak hanya dikenal sebagai klub motor biasa, melainkan telah dikategorikan oleh banyak lembaga penegak hukum internasional sebagai sindikat kejahatan terorganisir yang kerap terlibat dalam kasus penyelundupan senjata, narkotika, hingga tindak pidana pencucian uang skala besar.

Saat ini, Angelo Pandeli tengah ditempatkan di ruang tahanan khusus dengan pengamanan super ketat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihak Polri bersama Kementerian Luar Negeri kini sedang mempercepat koordinasi dengan negara asalnya untuk memproses langkah ekstradisi agar sang pentolan geng motor tersebut bisa segera diadili atas rentetan kejahatan internasional yang menjeratnya.

Posting Komentar

0 Komentar