JAKARTA — Gelombang kepulangan jamaah haji Indonesia terus mengalir deras memadati berbagai bandara debarkasi di tanah air. Di tengah kebahagiaan menyambut kembali para tamu Allah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kembali mengeluarkan peringatan keras terkait aturan barang bawaan di dalam bagasi pesawat.
Dalam konferensi pers yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede pada Jumat, 12 Juni 2026, pihak kementerian mengonfirmasi bahwa sebanyak 69.388 jamaah haji yang terbagi dalam puluhan kelompok terbang (kloter) kini telah resmi mendarat di Indonesia dengan selamat.
"Alhamdulillah, proses kepulangan berjalan lancar. Namun, kami kembali mengimbau dengan sangat kepada jamaah yang masih mengantre jadwal pemulangan agar jangan pernah memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi. Ini demi keselamatan penerbangan dan kenyamanan bersama," ujar juru bicara Kemenhaj kepada media.
Aturan Ketat Penerbangan dan Jaminan Jatah Resmi
Peringatan ini kembali ditegaskan karena dalam beberapa kloter terdini, petugas bandara di Arab Saudi masih menemukan ratusan koper jamaah yang kedapatan menyelipkan botol-botol air zamzam. Sesuai aturan keselamatan penerbangan internasional, koper-koper tersebut terpaksa dibongkar paksa dan air zamzam di dalamnya langsung disita.
Tindakan nekat ini tidak hanya merugikan jamaah karena koper mereka rusak atau tertinggal, tetapi juga memicu keterlambatan jadwal penerbangan (delay) yang berdampak pada kloter berikutnya.
Pihak Kemenhaj mengingatkan bahwa setiap jamaah tidak perlu khawatir kekurangan oleh-oleh sakral tersebut. Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan jatah air zamzam resmi sebanyak 5 liter untuk setiap jamaah, yang nantinya bisa diambil langsung secara tertib di asrama haji debarkasi masing-masing begitu mereka tiba di daerah asal.

0 Komentar
Kami beritahukan kepada pembaca Artikel Versibarani.COM. Agar dapat berkomentar yang Sopan Dan tidak Spam. Atas perhatiannya kami ucapkan Terimakasih.